Penilaian Kinerja Irigasi berdasarkan Pendekatan Permen PU no.32/2007 dan Metode Masscote dengan Evaluasi Rapid Appraisal Procedure (RAP) di Daerah Irigasi Barugbug - Jawa Barat

- Mulyadi, Indratmo Soekarno, Suardi Natasaputra
*

Sari


Kinerja irigasi menjadi suatu indikasi dalam rangka menggambarkan suatu pengelolaan sistem irigasi, Penilaian kinerja berdasarkan Permen PU No.32/2007 dilakukan terhadap 6 (enam) parameter yaitu; Prasarana Fisik, Produktivitas Tanam, Sarana Penunjang, Organisasi Personalia, Dokumentasi dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), sedangkan pendekatan metode MASSCOTE dilakukan dengan evaluasi Rapid Appraisal Procedure (RAP) yang merupakan seperangkat prosedur sistematis untuk mendiagnosa hambatan, kinerja dan tingkat layanan dalam sistem irigasi terhadap 4 (empat) indikator utama yaitu; Indikator Pelayanan, Indikator P3A, Indikator SDM Operator, dan Indikator Modernisasi Operasi Saluran. Penilaian kinerja dilakukan melalui survei terhadap petugas OP irigasi dan petani P3A yang menunjukkan indeks kinerja sebesar 74,24% atau kategori Baik terhadap kinerja Operasi dan Pemeliharaan berdasarkan Permen PU No.32/2007, sedangkan indeks kinerja sebesar 2,7 berdasarkan metode MASSCOTE dengan evaluasi RAP menunjukkan Level of Service pada kategori Kurang Baik terhadap kinerja Operasi Saluran dan Pelayanan Irigasi. Berdasarkan analisis jalur didapatkan pengaruh signifikan secara bersama variabel indikator utama X1,X2,X3 dan X4 terhadap variabel kinerja sistem irigasi (Y) sebesar 0,701 atau 70,1% dengan residual error sebesar 0,299 atau 29,9%.


Kata Kunci


Kinerja Sistem Irigasi; MASSCOTE; Permen PU No. 32/2007; Rapid Appraisal Procedure (RAP); analisis jalur

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ankum, P. 1995. Flow Control in irrigation and Drainage. TU Delf. Faculty of Civil Engineering. June Report No.65.

Biro Litbang Perum Jasa Tirta I. 2002. Risalah Bendung Barugbug.Biro Litbang Perum Jasa Tirta I.

Burt, Charles Dr. 2001. Rapid Appraisal Prosess (RAP) and Bencmarking Explanation and Tools. ITRC Cal Poly California USA.

Pemerintah Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air. Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2006. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 2006 Tentang Irigasi. Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2007. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 32/PRT/M/2007 tentang Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Pemerintah Republik Indonesia. Jakarta.

Renault, Daniel et al. 2007. Modernizing Irrigation Management – The MASSCOTE Approach. FAO Irrigation dan Drainage Paper. Rome Italy.

Riduwan, Kuncoro, dan Engkos Ahmad.2010. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analysis). Alfabeta. Bandung.


Statistik Tampilan

Sari : 806 kali
PDF : 6914 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v9.i2.126-135

Hak Cipta (c) 2014 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.